♥rkavkavianty♥

assalamu alaikum

Minggu, 08 November 2015

Tidak marah

Kamu mengirimi aku pesan, dan bertanya "masihkah km marah padaku?"
Aku tidak marah.. Aku hanya butuh waktu untuk sendiri.. Menyendiri.. Meresapi kata demi kata yg telah terucap dari bibir ini.. Aku berusaha berkata jujur.. Meskipun mungkin akhirnya jawabanku melukai hatimu.
Pertanyaan sensitif tentang "Hal itu" .
Membuat aku berfikir, aku mungkin bukan lagi wanita yg pantas untuk dimiliki.
Meski ada yg seharusnya kamu ketahui, bahwa setiap orang tak mungkin menginginkan "Hal itu" terjadi sebelum waktunya. Apalagi untuk seorang Wanita. Sebuah Mahkota Kehormatan yang harus dijaga. Dan saya tau itu sepenuhnya. Namun bagaimana bila hal ini telah terjadi? Ku renungkan dalam hati. Saat hal itu terjadi saya pun hanya bisa menangis dan menyesali bahwa hal itu salah besar dan merugikan semuanya. Namun tidak baik jika kita terus ada pada penyesalan. Sampai akhirnya saya mohon ampun pada Tuhan dan diri sendiri, berjanji hal itu jangan sampai terjadi lagi.
Tapi bila kamu ingin seseorang yg sempurna, wanita suci dengan kehormatan dan tahta penuh. Saya mungkin bukan wanita yg pantas. Bukan wanita yg tanpa dosa. Saya hanya bisa mencoba menjadi wanita yg patuh, pada Tuhan nya , agamanya, dan kepala keluarga.
Dan mungkin seperti sebuah hadist, wanita baik untuk lelaki yg baik. Begitu pun sebaliknya.. Mungkin kamu yg baik.. Sedang aku yg tidak baik. Mungkin kamu pantas dgn yg lain.. Bukan aku yg takkan pernah jadi murni suci seperti yg kamu inginkan..

GooseBhumps

Sabtu sore, kakek ku menghubungiku dan memberi tahu bahwa beliau, nenek, tante, om dan keponakan keponakan ku sedang di jalan hendak ke kontrakan ku. Aku yang sedang part time work di klinik lalu ke kontrakan. Untunglah pasien tidak banyak, dan kebetulan setiap hari sabtu jadwal praktek dokter pagi. Jadi setiap sabtu aku hanya menyelesaikan administrasi farmasi di apotik. Aku meminta izin kepada teman ku yg beda profesi (bidan) untuk ke kontrakan sebentar menemui keluargaku. Senang sekali, akhirnya kakek dan nenek tau tempat ku bersinggah kala lelah. Jam 6 ba'da magrib mereka pulang ke karawaci, karna esok hari mereka harus kembali ke Bandung.
Aku kembali ke klinik dan menyelesaikan tugasku. Agar segera pulang ke kontrakan dan istirahat.
Keesokan harinya, jam 10 aku on the way ke rumah tante. Karna jam 12 bada zuhur kakek dan nenek sudah akan berangkat ke Bandung. Sebelumnya aku mampir k toko Dodol Cilenggang, makanan khas Serpong.
Pukul setengah 4 sesudah mengantar kakek dan nenek ke terminal, aku berangkat kembali ke Serpong, Mall WTC Serpong. Sebelumnya aku memang punya janji dengan temanku untuk mengantarnya ke optik untuk periksa mata. Setelah ke optik, aku bersantai santai sebentar menunggu kabarnya (dia) yang beberapa hari sebelumnya mengajakku menonton film di bioskop (CINEMAXX). Sudah lama memang aku tak menonton di bioskop. CINEMAXX adalah bioskop terbaru selain XXI, 21 dan BlitzMegaplex. Setelah solat magrib, aku janjian dengan temanku di depan theater dan langsung memilih film. Mataku lalu tertuju pada Goosebhumps. Judul film yg kudapat inspirasinya dari salah satu acara televisi td pagi. Film dimulai 45 menit lagi. Akhirnya kita memutuskan untuk makan terlebih dahulu di food court yg ada di lantai 1.
Film dimulai, film ini menceritakan tentang kekacauan satu kota yang disebabkan oleh tokoh2 antagonis hidup dari beberapa buku yang ditulis oleh seorang penulis RL Stine, dimana jika buku2 itu terbuka oleh satu kunci, semua tokoh antagonis, atau beberapa monster yang telah ia ciptakan sendiri di cerita itu pada masa kecilnya, mereka keluar dari buku itu, dan menjadi nyata. Ahh andai jika setiap tulisanku bisa seperti itu. Kutulis apapun yg ku inginkan, dan akhirnya bisa menjadi nyata. Atau mungkin beberapa orang yg kubenci, akan datang. Hehe karna setiap yg kubenci, pasti pernah kucintai.. Hehe
2 jam berlalu, film selesai dan kamipun pulang.. Gak nyesel nonton film ini.. Menginspirasi, dan kita terasa terbawa ke dunia cerita itu. Berikut aku share foto nya ya..

Sabtu, 07 November 2015

Benarkah Cinta?

Angin malam mulai memeluk erat tubuhku.. Hembusannya meniup jilbabku yg terurai bebas menutupi dadaku. Dinginnya pun mulai memasuki di tiap rongga tulang-tulangku yang hampir lemah.. Ahh.. Ku lihat langit hitam. Dan tiba2 ku teringat dia. Dia yang akhir2 ini temani lamunanku. Sudah lama tak mendapat kabar darinya. Ku ingat terakhir percakapan itu, saat aku memasang foto profil blackberry messanger ku. Beberapa menit kemudian pesan masuk, saat kulihat, tertera namanya dan chat yg belum kubuka namun sudah terbaca sebagian.
"Kenapa kau lepaskan jilbab itu?"
"Maaf.. " beberapa detik kemudian aku mengganti foto profilku dengan aku yang berbalut jilbab. Hufft bodoh sekali dalam hatiku.
"Terakhir kamu bilang kamu ingin berubah lebih baik lagi.. Apa km sedang ada pada suatu masalah? Hingga berani melepaskannya?"
Benar, saat itu aku memang sedang sangat kalut, hampir saja aku lari dari kenyataan hidup, malah.
Tapi memang tidak seharusnya aku seperti itu. Huft lagi2 aku menyesal.

Hari berlalu.. Berganti dari minggu ke minggu. Sampai suatu hari aku memimpikannnya. Dan hingga hari ini aku tak bisa berhenti melupakannya. Bayangnya tak pernah absen dari sel sel otak ini. Terkadang aku hampir lupa pada masalaluku. Yang dulu selalu menghantui di setiap detik yang ada.. Namun entah kenapa rintik hujan dan masa membawa lamunanku pada bayang baru yang dulu pernah hadir. Ingin ku ungkapkan perasaan ini, semua yang mengganjal pada hati dan terbayang di setiap liku waktu kosong yang ada. Pernah sempat aku memberanikan diri untuk meminta nomor Pin BB pada teman baiknya. Namun setelah kudapatkan, aku tak juga menulis angka itu di Invite Contact BBM. Hmmm ragu rasanya.. I still cant be brave to do it. Keesokan harinya, one miss called in my mobile. Nomornya tak ku kenal, "siapa ya? Oh mungkin nomor toko meubel yg tadi aku memesan meja." Namun saat kucoba hubungi kembali, ternyata dia. duh! Malu sekali.. perasaan campur aduk. Dan sempat kucoba tanyakan padanya, hal apa yang bisa membuatnya tiba2 menghubungiku lagi. Aku sudah berfikir pasti temannya yang memberi tahu bahwa aku meminta contact Bbmnya. Tapi dia tidak mengiyakan, dia malah bilang "aku tiba2 ingat saja padamu, sedang memikirkan seseorang yang harus ku hubungi, dan tiba2 saja orang itu tertuju padamu." Ahh gombal pikirku.. akhirnya aku tak peduli alasan apa yg bisa membuatnya menghubungiku. Hari demi hari... tiga hari kami rajin saling contect. Namun kini kami saling menghilang kembali. Tapi bayang ini masih saja hadir. Tuhan...tolong beri aku petunjuk. Apa maksud dari semua ini? Di hati ini masih ada masa lalu itu. Masih belum pudar.. tapi bayangnya turut serta hadir mengisi hati.. God.. am i fallin in love?? Kadang aku merasa bersalah pada lelakiku yang ada saat ini. Hubungan kami baik2 saja. Namun kadang aku merasa terlalu flat pada hubungan ini, apakah aku sudah merasa bosan? tidak, aku tidak bosan, hanya saja aku merasa perjalanan ini tak kunjung menemukan titik tuju.
Tuhan.. sepertinya aku dilema lagi. 😢 Harus apa aku? Akhirnya aku melanggar lagi Teori Cinta yang ku buat sendiri.. Meski ada satu teori "Just dont blame people who fallin on love." Sungguh sulit meneguhkan hati pada satu pilihan. Apalagi sedang dibuat kasmaran... 😢😂

Senin, 28 September 2015

I dont wanna pretend like Im ok

Lelah.. Ragaku terkulai di lantai beralaskan debu. Mataku terpejam saat hati bicara.. Hanya air mata yg isyaratkan rasa..
Dunia luar baru saja menyambutku dengan riangnya.. Diantara tawa, suka cita, harta, tahta dan segala yang bisa kunikmati dengan puas..
Dalam diam kurasakan kekosongan hati ini.. Seperti tak terperi..tak ada rasa yg ada disana. Hariku hampa, ku ingat semua salahku saat tak kulaksanakan kewajibanku pada Tuhanku.. Saat teringat semua tentangnya.. Semua konflik hidupku. Mengingat ayah yg tak kunjung peduli kepada ibu. Mengingat aku yg tak tau arah jalan hidupku.. Meski setiap usahaku masih selalu kurangkai cita dan asaku..
Sungguh ku lelah Tuhan..dengan setiap kata yang kukatakan pada mereka bahwa aku baik2 saja.. Tapi tak bisa kupungkiri aku harus bisa bahagia dengan setiap nikmat tahta, harta yang kau beri..
Aku mencintaimu Allah Tuhanku satu dan satu satunya.. Sungguh..tanpa kecuali..
Jika boleh aku meminta dan memohon.. Karuniakanlah aku nikmat lahir batin.. Ku ingin Hati yg bisa teguh pada jalanMu saat iman ini terkikis oleh kenafsuan..
Kembalikan aku padaMu dalam sucinya lahiriah sebelum waktunya..
Jika aku masih bisa bahagiakan kedua orang tuaku..berikan aku jalan mudah untuk itu..
Batiniyah ini lemah.. Bantu aku dengan ridhomu Tuhan..

Selasa, 25 Agustus 2015

The Shortest Posting

Sukses untuk yang mau SIDANG.. Just it.. Enough.. ☺

For few days later, i heard you got succes for ur examp. And got a best point 'A' . Thanks God ..
Next Month you will be graduate man at your graduate ceremony .. Congratulation.. 😊

Kamis, 16 Juli 2015

Idul Fitri 1436 H

Hi nite semua.. Assalamualaikum.. Lagi di jalan nih..perjalanan pulang (mudik) ceritanya.. Ga kerasa yah udah 29 hari kita melewati bulan Ramadhan. Barusan menurut info yg aku dapet, sidang isbat dilaksanakan, dan Pemerintah MUI menentukan bahwa hari Raya Idul Fitri 1436 H jatuh pada hari jum'at tgl 17 juli 2015. Alhamdulillah..
But actually im sad.. Sedih harus ninggalin Ramadhan. Rasanya baru kemaren munggahan, baru kemaren saur hari pertama di kostan, bukber di H+ 6 Ramadhan.. Tau-tau udah denger suara Takbir. Mendengarnya merenyuhkan hati, seolah ga pengen berpisah dgn bln Ramadhan. But the time is running out. We have to move on to the Freedom day. The Perfect day. A best day ever on muslim. This is the first time for me. Melewati malam takbir di perjalanan pulang. It is not bad. Alhamdulillah lalin lancar. Pekerjaan yg saya tinggalkan pun lancar. Ramadhan taun ini meninggalkan banyak kesan juga. Dari mulai bukber, saur di klinik, saur sendiri di kontrakan, saur kesiangan (astagfirullah) , saur enak (saur di rumah bibi di Karawaci). Taun ini msih blm bisa hatam Qur'an.. Maafkan hamba-Mu ya Rabb.. Padahal udh hampir tiap abis solat baca, tp kurang getol mereun yah.. Terimakasih Ya Rabb.. Telah sampai aku di ujung waktu Ramadhan taun ini. Mudah2an Ramadhan taun ini membawa keberkahan, meninggalkan beberapa pelajaran dari setiap peristiwa yg ada, meningkatkan perubahan iman dan taqwa ku pada-Mu.. Ya Allah..may i left some hope  to You ? I just want to meet again with Ramadhan for the next.

Kamis, 02 Juli 2015

Hadir Kembali

Bayangmu lintasi lamunanku, saat secercah cahaya memasuki ruang-ruang sempit jendela kamar kesayanganku.. Mataku masih belum normal menangkap jarum jam yang bergerak.
Aku di dalam kamarku..masih terbaring dengan liukan tubuh yang seperti sulit digerakan karna rasa malasku dan dinginnya udara saat itu. Ku raih ponselku dan kulihat wallpaper yg kupajang, hmm gambar itu mengingatkanku pada dirinya. Kulihat dinding kamarku yg kubelakangi, jelas, itu gambar dirinya dan aku beberapa tahun yg lalu. Masih terpajang, tak ada yg berani melepasnya, tak pernah ada yg memprotesnya pula kenapa gambar itu masih terpajang rapih. Meski selalu ada sedikit debu.
Huhh aku menggerutu dalam hati, kenapa harus ingat dia lagi? Dia lagi dia lagi yg hadir menjadi bunga tidurku. Sudah dua minggu ini hampir setiap hari dia hadir setiap mataku baru saja terpejam..menjadi bunga tidurku, hingga menjadi akhir dari bunga tidur yang membangunkanku akhirnya memasuki dunia yg nyata.. Terkadang ku hanya ingin hidup dalam mimpi saja saat disana hanya ada kita. Tapi mimpi adalah mimpi. Meski terkadang bisa menjadi sebuah realita.
Tuhan...ini pertanda apa? Setelah hampir setiap hari bayangnya mengubah setiap ilusi yang sudah kurangkai.
Dalam setiap alunan lagu yg kuputar, setiap tempat yg kusinggahi, setap benda yg kugenggam, itu mengingatkanku pada dirinya. Belum lagi setiap pesan yg kuterima darinya di salah satu akun media sosial miliku. Meski tak pernah kubalas tapi tetap saja selalu membuat moodku berubah. Terakhir dia mengirimkanku pesan bahwa aku hadir dalam mimpinya, dan entah bagaimana caranya saat itu pun aku memimpikan dia. Cerita dalam mimpi nya pun sama persis. Aku yakin itu takan mungkin terjadi, dua org saling memimpikan satu sama lain di waktu yg sama. Yah kecuali di waktu yg berbeda, meskipun bedanya 5 menit. Hmmm entahlah.. Tuhan sebenarnya Aku lelah kalau hanya berjalan mundur.. Memikirkan dia yg telah pergi..Mungkinkah kita dipertemukan kembali di dunia nyata? Bertatap muka, saling menyapa? Kalau memang suatu hari nanti kita dipertemukan kembali tanpa rencana yg kami buat. Mungkinkah itu pertanda bahwa kami saling tertulis di Lauh Mahfuz masing2 ?? Tapi tolong Tuhan.. Jika memang dia ditakdirkan untuk kembali untukku, jangan pernah bawa dia pergi jauh lagi.. Aku tak sanggup  membencinya..