♥rkavkavianty♥

assalamu alaikum

Sabtu, 24 Oktober 2020

Dear Kamu..

Terimakasih kamu..sudah selalu coba berusaha.. kuat, tegar, tertatih tapi tetap bangkit lagi. 

Mungkin aku terlalu menyedihkan. Tapi ini jalan Tuhan..

Usia 5 tahun sudah tidak tinggal bersama orang tua. Padahal orang tua seharusnya masih sanggup merawatku. Tapi itu pilihan mereka yang tidak bisa aku ikut campuri saat itu. Anak kecil yang baru sekolah dasar hanya bisa mengiyakan semua nya.

Ayah yang cuek. Dan ibu yang agak tempramen, mungkin karena tekanan ayah juga. Hidup sebagai istri yang hanya di rumah dan tidak diberi cukup uang, padahal suami pekerja negara, yang punya gaji tetap, tunjangan dan lain2.

Hingga akhirnya ibu nya depresi. Anak nya hanya ketakutan, malu, bahkan pernah hampir tidak mau sekolah karena takut dibully.

Tapi dia bertahan. Mencoba menganggap semua baik2 saja. Seperti biasa, anak sekolah dasar hanya sekolah, bermain, istirahat.

Setelah remaja, merasakan perasaan tertarik pada lawan jenis. Namun.. Karena ia dibangun dengan riwayat keluarga yang mungkin membuatnya memiliki rasa Tidak Percaya Diri. Sehingga ia harus menahan nya dalam hati. Setiap merasakan persaan tertarik pada lawan jenis, ia hanya bisa mencurahkan semua nya lewat diary nya.

Hingga suatu hari dia beranjak remaja. Ia mulai berani untuk membalas cinta. Dari situlah ia merasa sedang mencari jati diri. Dengan kekasih nya, ia mencurahkan semua nya. Ia senang memiliki teman lawan jenis yang spesial. Darinya ia bisa mendapat perhatian yang tak pernah di dapat dari lawan Janis. Sekalipun keluarga. Cinta monyet ini memang seru.

Hingga pada akhirnya cerita cinta terus berlanjut meski berkali kali mematahkan hati. Bahkan membuat depresi. Tapi tetap ia mencoba untuk baik2 saja. Di media sosial, ia hanya bisa membuat karya tulis tersirat yang bisa membuatnya merasa lega. Tapi malah menuai konflik dari orang-orang.

Beranjak dewasa, ia bekerja, meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Disana ia merasa bahwa wanita benar-benar butuh diuji untuk menetapkan bahwa dia wanita kuat sesungguhnya. Kisah cinta pun mengiringi perjuangan hidup, meski hanya bisa mengotori perjuangan.

Sudah mulai merasa dewasa, menetapkan pada satu pilihan, melanjutkan untuk hidup yang baru bersama seorang lelaki yang meski masih belum dikenal 100%. Perkiraan masa depan. Hanya itu yang bisa ia lakukan.. berusaha.. berdoa.. semoga kuat ini akan mencapai hasil yang bahagia.. terimakasih kamu.. ❤️

Jumat, 21 Agustus 2020

Happiness For Everyone

Setiap Orang Berhak Bahagia. Bagaimana pun Masalalu nya.. Jangan Diskriminasi Kebahagiaan Orang.

Aku bertemu dengan seseorang yang tidak sempurna juga. Masa kecil nya kebanyakan dihabiskan bermain dengan pengasuh nya. Ayah ibunya bekerja untuk memenuhi kehidupan mereka. Menurut nya, anak yang diasuh oleh pengasuh atau baby sitter itu akan menjadi anak yang berwatak keras. Karena sepanjang hari nya tidak ada asuhan orang tua, mungkin hanya sepulang kerja orang tua nya atau saat orang tua libur. 
Dan aku.. aku mengenal diriku yang selama ini di asuh oleh nenek dan kakek. Karena orang tua ku dianggap kurang baik merawat ku. Maklum..aku adalah cucu pertama dari seorang pasangan kakek dan nenek yang sudah jadi tokoh masyarakat di kampung ku. Sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas aku tinggal bersama mereka. Pernah kami tinggal lagi bersama orang tua ku dalam satu rumah. Tapi akhirnya orang tua ku memustuskan pisah rumah lagi denganku. Aku tinggal lagi bersama kakek nenek hingga umurku 18 tahun. Aku memutuskan untuk bekerja ke luar kota. Dan usia 25 tahun aku menikah. 
Menurut suami ku, anak yang broken home itu psikis nya suka tidak stabil. Jika anak mengetahui ada keretakan dalam keluarga kecil mereka. Mereka akan hancur. And ITS true! Dan kata suami ku, dia tidak ingin mendapatkan calon istri dari keluarga yang tidak baik.
Padahal..... Kenapa??? Menikah itu untuk melanjutkan hidup kita. Kita yang akan mencetak generasi. Kita yang akan melalui hidup ini. Meski aku tahu, kita hidup dalam ridho orang tua. Jika orang tua tidak setuju, maka wajib mengikuti perintahnya. Tapi...apakah kita bisa membaca masa depan? Jika kita menikah dengan orang dengan asal tertentu kita tidak bahagia?? Anda Salah!!
Setiap orang tidak bisa memilih setiap asal mula mereka. Setiap orang tidak bisa memilih mereka dilahirkan dari rahim siapa, dari keluarga seperti apa. Maka jika kamu hanya menginginkan seseorang yang sempurna dari masa lalu hingga saat engkau bertemu dengannya. Harapan mu tidak akan pernah terlaksana. Bahkan untuk dirimu sendiri.. kamu tidak akan tau masa depan seperti apa yang akan kamu hadapi lagi. Setiap orang memiliki cara dan waktu yang berbeda untuk bahagia.
Tapi kita bisa memiliki semangat yang sama. Hak yang sama untuk setiap asa.
Dan jangan pernah gantungkan kebahagiaan pada siapapun selain TuhanMu. Karena jika terlalu berharap pada selainNya, kamu hanya akan mendapatkan kekecewaan. Jadikan dirimu sendiri sumber kebahagiaan mu. Berterima kasihlah pada dirimu sudah berjuang sejauh ini. 
 Jika belum sukses. Bersyukur lah karena sempat bersekolah dan mendapat ilmu sebanyak seperti sekarang.
Jika belum mendapat jodoh, bersyukurlah karena Tuhan sedang mengajakmu belajar lebih baik lagi untuk mengenal sebuah cinta.
Jika belum memiliki anak, bersyukurlah karena pasangan mu masih setia.
Jika patah hati, bersyukurlah karena Tuhan sedang ingin dekat padamu dan mengangkat derajatmu.

Dunia kadang terlihat gelap saat kita sedang bersedih. Tapi tak perlu khawatir.. semesta akan mendukungmu saat kamu selalu ikhlas dengan segala keadaan dan dunia akan tersenyum padamu saat kamu tengah berusaha dan berdoa dalam setiap kebahagiaan yang kamu impikan.. 

Senin, 20 Juli 2020

Menghapus Sedih

Tidak Perlu Dengan Bintang.. Bersama Bumi pun Aku Masih Bahagia...

Seperti artikel yang udah pernah aku baca.. Cara Rasullullah menghapus Sedihnya adalah dengan : 
1. Sholat
2. Berzikir
3. Melihat yang Hijau-hijau
4. Mendengar suara air
5. Melihat wajah ceria

Aku sekarang2 kalo lagi galau, pasti bawaan nya pengen ambil air wudhu, terus niatin tahajud atau solat. Itu bikin tenang banget. Nangis senangis nangis nya..minta sama Allah pake bahasa aku sendiri. Allah tau apa yg kita mau.. ga perlu di ucap, bicara dalam hati aja Allah akan tau. Pertama minta ampun dulu sama Allah, karena malu aja rasanya kalo kita meminta sesuatu sama Allah tapi kita ngerasa punya dosa. Zikir itu bikin tenang, ringan aja rasanya hati dan mulut kalo abis zikir tuh. Nah Abis itu aku minta semua yg aku pengen.

Dengerin suara air, itu hobbi aku kalo lagi mumet. Pengen nya berenang, atau pergi ke tempat wisata yg ada air nya, kaya ke Curug, danau atau ke laut.

Kalo ga bisa ke tempat yang banyak air, biasanya aku suka ke gunung. Atau tempat yang banyak pepohonan. Enak aja gitu, bisa hirup udara segar langsung dari daun2 yang rindang. Denger suara2 binatang serangga yang samar, atau kicauan burung2. Memejamkan mata 3 menit aja. Serasa hidup tuh ga ada masalah. 

Kalo pas lagi ga bisa kemana mana, hal lain yang biasa aku lakuin pas lagi sedih ya paling nulis, kalo lagi ga mood nulis, ya paling liatin foto2 yang bisa bikin senyum sendiri. Foto anak, foto wajah orang yang senyum nya bisa bikin adem, Foto pemandangan, foto aku sendiri kadang. Hehe

Gitu lah guys cara aku hilangkan rasa gegana. Alias gelisah galau gundah gulana..
Ya Allah.. teguhkanlah imanku saat aku sedang diterpa sedih..bantu aku selalu ada di jalanMu. Jalan yang lurus, sesuai dengan ajaran Syar'i .. aamiin




Selasa, 30 Juni 2020

A Perfect Woman

Setiap Wanita Memiliki Kuat Sesuai Porsinya...

Ada wanita yang belum pernah pacaran, terus sekalinya pacaran malaah disakitin.

Ada juga wanita yang pacaran lama, nemenin pasangan nya dari Nol, sampe pasangan nya sukses, tapi akhirnya harus pisah karena pasangan nya dapat wanita lain. 

Ada wanita yang pacaran bertahun-tahun, tapi dia bertahan karena pacar nya psikopat, hanya terobsesi memiliki si wanita itu aja. Bahkan sampe keperawanan si wanita itu hilang.

Ada wanita yang lama menjomblo, sekalinya udah di pinang, eh tiba-tiba diputusin karena orang tua laki-lakinya ga setuju.

Ada juga wanita yang pacaran lama, dia meminta si pria untuk menunggu karena dia harus menyelesaikan studinya. Tapi ternyata selama menunggu pria itu punya wanita lain.

Ada juga wanita yang mau di duakan, rela jadi kekasih gelap, padahal si Pria sudah punya kekasih/punya Istri.

Dan lebih parah .... Ada Wanita yang mau jadi Istri kedua-ketiga-keempat.

Ada juga wanita yang terpaksa menikah karena tidak enak sama keluarga atau orang tua yang menjodohkan nya.

Ada juga wanita yang bertahan untuk anak dalam pernikahan nya.

Ada wanita yang tau suaminya selingkuh, tapi dia tetap sabar menghadapinya.

Ada juga wanita yang mau bersabar atas sikap Mertua nya.

Ada wanita yang pedih menahan rindu selalu karena bertahun tahun suami nya kerja di luar kota/negeri, padahal pada hakikatnya, suami istri disunnahkan satu atap.

Ada wanita yang menahan lelah untuk bekerja keras, sedangkan suami nya berleha-leha.

Ada wanita yang sedang belajar mengasuh anak, memahami teori nya satu persatu dari sumber yang terbaik, tetapi pada akhirnya pola asuh dirusak oleh mertua/orang tuanya.

Ada wanita yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan anak, tapi masih diacuhkan oleh mertua nya. 

Ada wanita yang bekerja dan mengasuh anak juga. Waktu istirahat nya hanya 3 jam perhari. Tapi suaminya malah mencari wanita lain.

Ada wanita yang akhirnya diceraikan karena suami nya ingin menikmati hidup dengan wanita lain.

Ada wanita yang sudah menjanda, padahal janda karena di tinggal meninggal oleh suaminya, tapi dicemooh di masyarakat.

UNTUK KALIAN YANG BERBUAT TEPAT DI JALUR AGAMA, KALIAN KUAT... KALIAN HEBAT...JANGAN BERHENTI BELAJAR UNTUK BERSABAR.. PADA AKHIRNYA YANG BAIK AKAN DI AKUI DI MATA MEREKA YANG MENGACUHKAN KALIAN...


Sabtu, 20 Juni 2020

Be a Good Man My SunShine

Ibu Hanya Ingin Kamu Soleh

Suatu hari nanti kamu udah bisa bedakan mana yg baik dan mana yg buruk. Hanya terkadang hati memang tak mudah untuk membaca dan mengungkapkan nya..
Anak ku sayang.. ga kerasa kamu sekarang udah bukan bayi lagi. Sekarang udah bisa jalan, udah mulai bicara, mencoba mengenal setiap hal dari apa yg kamu rasakan. Alhamdulillah kamu sehat dan perkembangan kamu baik..
Anakku... Suatu hari kamu sekolah, ibu pengen Ade sekolah paud dari mulai umur 3 tahun. Insyaallah .. lalu sampe 7 tahun kamu masuk sekolah dasar. Dan lebih banyak kenal edukasi, teman, dan dunia. Ibu pengen kamu masuk SDIT Sekolah Dasar Islam Terpadu. INSYAALLAH... Karena disana kamu bisa mengenal lebih banyak tentang Islam. Ibu pengen sedini mungkin Ade kenal Al-Qur'an. Karena itu wajib. Bukan keinginan ibu. Tapi kewajiban semua muslim untuk paham Al-Qur'an. Selain itu ibu juga bisa ikut belajar, dengan bergaul dengan ibu2 muslimah lainnya. Yang mungkin akan membawa ibu ke tempat berkumpulnya orang2 mukmin. Aamiin
Ibu rasa kita perlu itu. Kita mengenal Al-Qur'an bersama ya sayang. Karena sejujurnya Ibu belum paham benar tentang Al-Qur'an. Masih banyak yang harus ibu pelajari. Sangat banyak....
Anak ku, masuk SMP nanti , maaf yah kalau ibu harus memasukan AA ke Pesantren.. karena disana juga AA bisa dapat ilmu yang banyak tentang Islam. Tenang... Ibu akan senantiasa kasih kabar..kita bisa bertukar kabar lewat smartphone yg pasti semakin canggih dari pada jaman ini.
Masuk SMA nanti, terserah kamu, mau masuk sekolah yg mana. Mungkin nanti ibu dan ayah hanya akan mengarahkan pilihan mana yg akan lebih baik.
Perguruan tinggi juga seperti itu.. ibu dan ayah ga paksa kamu harus jadi dokter,guru,polisi,TNI dll. Yang penting AA bermanfaat untuk khalayak, orang-orang disekitar AA, karena dengan itu namamu bisa harum. Kamu harus bisa mencukupi kebutuhan kamu sendiri, dan suatu saat mencukupi kebutuhan Anak dan Istri. Kalo udah sukses, jangan mudah merasa puas. Bekerja keras lah untuk apa yg AA pengen. Selama Allah kasih kesempatan sehat, terus lah tingkatkan taraf hidup.
Ibu percaya AA tidak akan pernah lupa pada pelajaran awal di Hidup ini. (Ibadah)
Itu pesan singkat ibu.. semoga kamu suatu saat bisa membaca pesan ini... 

Jumat, 20 Maret 2020

Istilah Dalam Covid-19

Istilah dlm Corona Virus Diase (Covid-19)

1. ODP(Orang dlm Pemantauan) 

2. PDP (pasien dlm pengawasan)

3. Suspeck (diduga terkena virus karna sdh menunjukka  gejala dan pernah berkontak atau bertemu dg orang yg positif corona)

4. Positif (setelah melalui cek lab dan prosedur lain )

5. Lockdown mengunci masuk keluar dari suatu wilayah/daerah/negara

6. Social Distancing Menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

7. Isolasi Untuk yg sakit. Mengendalikan penyebaran penyakit dg membatasi perpindahan orang (mencegah perpindahan penyakit  dari orang yg sakit)

8. Karantina Untuk yg sehat.  Mengendalikan penyebaran penyakit dg membatasi perpindahan orang (mencegah perpindahan penyakit  ke orang yg sehat)

9. Work From Home (WFH) Bekerja dari rumah

10. Imported Case Seseorang terjangkit saat berada diluar wilayah dimana pasien melapor

11. Local Transmission Pasien tertular diwilayah dimana kasus ditemukan.

12. Epidemi Penyebaran penyakit secara cepat dg jumlah terjangkit banyak dan tidak normal. Penyebaran disuatu wilayah.

13. Pandemi Penyebaran terjadi secara global.

Selasa, 17 Maret 2020

Pandemic Global ( Covid-19 )

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu..
Indonesia bersedih, wabah mulai merambah ke Tanah Air. 24 Februari lalu ditemukan pasien positif Covid-19 di Depok. Aku pikir Indonesia akan benar aman dari virus ini. Ternyata kita semua salah. Virus ini benar-benar bergerak Pasif, Di Wuhan China beberapa hari yang lalu recovery dari Covid-19 ini, bahkan rumah sakit yang dibangun khusus untuk pasien terinfeksi telah ditutup. Wuhan, Semakin hari berangsur pulih dari Corona, tapi ternyata menyebar ke negara lain termasuk Indonesia. Kepanikan dimulai, waktu itu aku ke salah satu mall di Tangerang Selatan, lusa nya, aku sakit tenggorokan, tapi aku langsung minum obat flu dan multivitamin. Sepanik itu kan? Padahal kalo di fikir belum tentu virus itu masuk ke kota Tangsel. Tapi ternyata aku salah. Per hari ini saja pasien terinfeksi positif Covid-19 ada 5 di Tangsel, dan 1 orang meninggal di Kec. pondok Aren. kemarin aku sempat ke Puskesmas dan rumah sakit juga, karena anak batuk pilek dan demam, kepanikan terulang bahkan lebih worry. Sudah di cek lab dan ternyata harus dirujuk ke dokter spesialis Anak. Akhirnya aku langsung menuju salah satu Rumah Sakit di Tangsel. Sampai disana crowded, panik lagi, mau masuk pintu RS di cek suhu terlebih dahulu. otaDi Luar sana Semakin hari semakin bertambah orang yang positif Covid-19 .