♥rkavkavianty♥

assalamu alaikum

Sabtu, 30 Mei 2015

Sorry..

Maaf.. Saat kau terkulai lemah aku tak disampingmu.. Maaf saat kau tersadar dari tidurmu Aku masih tak disampingmu.. Maaf saat kau akhirnya membaikpun aku masih tak disampingmu..
Aku hanya bisa kirimkan do'a ..
Dan sedikit sekali bantuan dari hasil keringatku..
Nanti aku datang.. Jangan marah..sambut aku.. Peluk aku .. Dengan sentuhan Kasihmu seperti yg biasa Kau berikan itu..
I Love You Mama :)

Senin, 25 Mei 2015

The Choice

Pernyataanku tentang ijazah palsu itu sepertinya malam ini menarik banyak pembahasan lain. Yaps, malam tadi aku berbincang bincang dengan om dan tanteku. Awalnya kami hanya berbincang-bincang seperti biasa, lalu beralih ke pembicarakan tentang ijazah palu yang awalnya itu muncul dari pernyataanku bahwa pembuatan ijazah palsu masih ada di negara kita ini. Bahkan aku dengar ijazah palsu pernah dibuat untuk lulusan sarjana ekonomi yang sekarang orangnya bekerja di departemen agama. Hmm gimana hukum mau tegak ya, kalo dari awalnya saja sarjana ekonominya ternyata ijazahnya ditebus dengan cara yg tidak baik.

Jujur aku juga sempat ada yang menawarkan seperti itu. "Ijazah Palsu"  awalnya memang menggiurkan ya, hanya dalam kurun waktu yang sebentar, tidak perlu banyak berusaha untuk belajar dan berjuang sungguh2 untuk menyusun TA (Tugas Akhir) atau Skripsi. Kita hanya perlu menyiapkan uang, dan menunggu waktu, akhirnya selembar kertas yang menandakan bahwa kita 'LULUS' dari jurusan yg dimaksud telah selesai, dan bisa langsung kami miliki.
Tapi seperti quote yg blm pernah aku post, "Child happy cause they get what they want, and get a permit to do anything. So how about us, Adult people? We are same.. we just need to think what the kouncequen." Kita bisa aja ngelakuin apa yg kita pengen, tapi ingat, "The mature look by the way we are to think."
Aku memang sangat ingin untuk memiliki ijazah gelar S1 Farmasi . Uhh how be amazing..so proud of my self if i can get it. Tapi aku pikir cara itu kurang baik, segala sesuatu yg instan ga akan selalu enak hasilnya. Kalau aku sih emang pengen ngerasain gimana susah payahnya sebuah proses mendapatkan selembar kertas itu. Selembar kertas yang dapat menghasilkan segala sesuatu yang kita butuhkan dan yg kita inginkan.

Dari obrolan ijazah palsu, malam itu saya menarik seluruh pembahasan akhirnya. Termasuk pendidikanku yg sekarang mulai membuatku galau lagi. Alih2 mau memancing mencari dukungan untuk masuk ke jurusan S1 Farmasi. Eh malah sedikit diberi pencerahan, dan intinya kamu lebih baik masuk D3 Kebidanan alias AkBid . Ii waw :( Galau seketika!
AkBid , tidak terlalu mencong memang kalau dibilang banting stir. Cuma belok sedikit. Masih dalam satu lingkup dunia kesehatan. Tapi tetap saja beda. Farmasi itu benar2 Sains, its Realy Sains after Doctor Study Program. I love Chemical.
Aku sedikit protes karna takut kalau nanti saya tremor menghadapi pasien melahirkan. Dan dinas malam, masuk di hari libur karna profesi bidan pasti kalau sudah masuk ruang lingkup kerja, kerjanya Shift-shift an gitu. Belum lagi yang kerjanya menolong dua nyawa sekaligus. I proud that actually. Apalagi dari dulu cita-citaku ingin jadi dokter. Dokter bedah. Nah.. is this a good for me? Belum bisa dapet profesi dokter bedah yg diinginkan, mungkin jadi midwife has enough for me??
Mereka menjelaskan banyak hal tentang masa depan pekerjaan Bidan dan Assisten Apoteker atau jadi Apoteker sekaligus itu seperti apa. Mereka seolah memberi gambaran. Bahkan sampai bawa2 how proud ur parent if u be that. Aduhh iya sih.. dua-duanya sama2 pekerjaan mulia, yg satu menolong 2 nyawa sekaligus. Yang satu juga bisa memberikan penyuluhan tentang obat, menjadi penerang tentang cara minum obat yang baik kepada masyarakat. Tapi dua-duanya juga memang punya resiko. Every Job has a risk. Ahh so confused..

To be contin
ued

Senin, 18 Mei 2015

Trip to Tidung Island

Siang semua..hari senin yg melelahkan buat aku..tulang-tulang rusuk kayaknya masih belum klop sama posisinya masing-masing..hehe
By the way gimana long weekend nya? Pada jalan-jalan kemana? Macet-macetan dimana? Hmm atau bahkan ada yg cuma menghabiskan liburan di rumah aja? Atau sekedar menghabiskan liburan ke mall? 21 ? Shopping or anything ya.. apapun yg kalian lakukan untuk menghabiskan waktu liburan ini, aku harap kalian melewatkannya dengan senang hati ☺
Anyway, aku pengen share lagi nih, kemaren aku sempet menghabiskan sisa liburanku di Kep Seribu. Yaitu Tidung Island alias Pulau Tidung.
Aku bersama teman alumni SMK ku berencana kesana udah dari jauh2 hari. Kami ikut rombongan kakak tingkat dari STIKES RAJAWALI yang memang kebetulan ada juga alumni sekolah SMK ku dulu. Kebetulan kami masih saling kenal ☺
Tour ini keberangkatan dari Bandung, jadi aku dan mereka membuat janji untuk bertemu di Muara Angke pukul 5.00 wib. pukul 4 wib Aku berangkat menggunakan taxi dari Serpong, setelah akhirnya bertemu dengan salah satu rombongan, yaitu teman dekatku di SMK, Geby namanya. Aku dan Geby sempat berbincang bincang, bernostalgia sambil breefing menunggu aba2 dari Guide kami untuk menaiki kapal yang akan membawa kami menyebrang ke Pulau Tidung.

Minggu, 03 Mei 2015

First Time Cross Island

Ponselku berdering menandakan pesan Blackberry baru masuk. Kulihat temanku baru saja menyuruhku bergegas ke klinik untuk segera berkumpul, karna rombongan wisata sudah akan berangkat pukul 12 siang waktu indonesia bagian barat.

Yap! Hari itu aku akan berangkat Wisata Tour Gathering dengan keluarga klinik bersalinku. Aku yang ditugaskan untuk menjadi P3K, segera menyiapkan obat dan perbekalan kesehatan yang harus dibawa. Begitupun panitia yang lain yang sudah mendapat tugasnya masing-masing.

Bis mulai berangkat pukul 12.30 wib. Seperti biasa, ada pembukaan acara dan do'a bersama sebelum perjalanan. Di perjalanan, seperti biasa, aku duduk dengan memangku novel :) then i never forget for my snack ,hehe. Pukul 15.00 wib bis sampai di pelabuhan Merak Banten.
Aku dan rombongan turun dari bis, dan naik ke atas badan kapal, and...its the first time i touch the ship! Yes, i walk on the ship. I'am part of this Ferry Ship. Huhh im so nervous..i feel afraid, cause i never ride by this before. But my friends are kind, they help me to broke that scary of this part. For begining, i still nervous, tp lama kelamaan rasa takut itu hilang. Pemandangan disana berhasil membuatku mengalahkan rasa takutku. Pemandangan perjalanan di laut, biru, tosca, hijau .. Selat Sunda.. meskipun tidak seindah yang sering kulihat di TV bagaimana laut yang bersih tanpa sampah2. Ternyata masih banyak sampah2 yang terapung di laut yang luas ini..hmm sayang ya temen2. Nah sedikit tips nih buat kalian yg mau menempuh perjalanan lewat laut, lebih baik bawa kantong plastik, sebenarnya di kapal juga sudah tersedia gerbage yah, tp namanya kita manusia ga luput dari lupa atau kesalahan, kita kadang males buat nyamperin tempat sampah mungkin ya? Karna lagi pw nikmatin pemandangan laut yang biru itu, jadinya mager alias males gerak. Nah kalo udh bawa kantong plastik kan kalian tinggal buang sampah bekas cemilan kalian kesana. ;) Remember, keep clean always, this is not ur sea! Its our sea :)
Selama 3 jam perjalanan menyebrang dari pulau Jawa ke Sumatra, kami menghabiskan waktu untuk foto2 dan mengobrol. Tadinya sih pengen karokean, hihi tapi kami mengurungkan niat. eh jangan salah loh, kapal ini juga menyediakan banyak fasilitas. Selain toilet yg sebenarnya bau banget! Disini juga ada ruang karoke, ruang ac, ada warung juga, jualannya sih standar, indomie, kopi, minuman2 biasa. Yang jelas kepiting jantan bumbu sambal padang ga ada yah disini, hehe . Pukul 18.45 kapal menepi di pelabuhan bakaheuni. Kami lalu naik ke bis yang sudah turun lebih dulu ke daratan dan melanjutkan ke penginapan untuk beristirahat sejenak sebelum besok lanjut perjalanan ke pulau tangkil dan pulang lagi ke Tangerang.
Pukul 18. 30 kami sampai di penginapan, aku satu kamar dengan dua temanku, best partner in work. Putri Kusumaningsih dan Putri Noorizky F . Mereka berdua bidan. Meskipun mereka beda profesi denganku, yang sebagai Assisten Apoteker, tp kita merasa klop aja, mungkin karna kita seumuran mereun yah. Setelah mandi dan solat maghrib, kita disuruh untuk berkumpul di ruang tengah untuk acara makan dan tukar kado. Aku dapet 2 mangkok. Simply bowl. Yeah..tau aja saya hobby masak dan hobby makan juga hehe . Pukul 12 kurang kami mulai terlelap di penginapan yang airnya sedikit dan ac nya rusak . Akhirnya kami tidur dengan jendela terbuka yang menghadap ke jalanan. Saat pagi2 kami bangun, lumayan ada pemandangan bukit. Meski sepertinya bukit itu mengeluarkan bau aneh yang sampai menusuk penciuman hidung kami. Pukul 6.30 kami meninggalkan penginapan dan melanjutkan ke pulau tangkil.
Sekitar pukul 9.00 kami sampai di pantai yang hendak membawa kami menyebrang ke pulau tangkil. Setelah kami sampai di pulau tangkil, kami lalu ganti pakaian dan menikmati pasir putih di pinggir pantai. Tak lupa untuk memainkan camera kami untuk berfoto2. Dan kita naik banana boats. Pukul 15.00 kita selesai menikmati pantai pulau tangkil, kami yg sudah bersih2. Lalu lanjut makan siang bersama di pinggir pantai. Pukul 16.00 kami meninggalkan pulau tangkil untuk pulang. Sebelumnya kami ke tempat pembelian oleh2. Hingga pukul 18.00 kami sampai di pelabuan untuk perjalan pulang. Perjalan pulang tidak seseru saat perjalanan berangkat. Penumpang kapalpun lebih banyak. Aku memutuskan menghabiskan perjalan pulang di ruang ac di dalam awak kapal. Disana aku melihat anak kecil yg sangat lucu, temanku sempat memotretnya. Saat aku sedang meneguk segelas kopi (ga kenal tempat, dimanapun pasti ngopi, yeah im coffe holic), si kecil dan imut itu mulai bertanya dan membuka obrolan hingga akhirnya kami berkenalan. Namanya Keyla, masih 3 tahun. Dia di kapal itu bersama ayah, ibu dan adiknya yg lucu pula,hmm sayang ga sempet foto adiknya. �� Hadirnya anak kecil itu jadi menghibur rasa bosanku berada di kapal saat itu. Karna saat itu kapal sempat delay 2 jam berada di tengah laut. Kabarnya sih menunggu giliran kapal lain melintas, dan menunggu pelabuan merak kosong untuk parkir ibaratnya kalau di daratan tuh ☺.
Dua jam sudah terdampar, akhirnya kapal kami jalan lagi. Hingga pukul 21.15 kami sampai di pelabuhan merak, dan langsung melanjutkan perjalanan pulang ke Serpong Tangerang. 23.20 kami sampai di Serpong. Sebelumnya sudah ada yg turun di tujuannya masing-masing. Sedangkan saya ikut rombongan terakhir ke Serpong. Aku pulang ke kontrakan.. uhmm badanku sepertinya butuh dipijit esok pagi. Karna besok aku pun harus melanjutkan untuk dinas pagi. Yeah..back to reality.. meskipun cape. Yah tapi seneng sih udah kumpul2 bareng..over all Im happy..not bad lah.. sekian postingku kali ini..next aku mau trip ke pulau lagi nih.. wait the story ya.. nite all ��

Jumat, 01 Mei 2015

2 Keys Of Good Relationship

Angin malam menembus sweater yang kugunakan saat perjalanan pulang ke rumah tanteku di Karawaci. Hari itu aku tidak istirahat di kontrakan, karna pamanku sedang keluar kota untuk study banding seperti biasa. Aku berniat menginap di rumah tanteku yg sedang mengandung anak kedua, ia sedang sakit, begitu juga keponakanku yang mana anak pertama tante dan om ku.
Malam itu selesai pelayanan di klinik, aku on the way kesana..
Jam 9.30 aku sampai, ganti baju lalu menyapa keponakanku yg menungguku saat itu :)

Handphone ku berdering, layarnya menunjukan 'namanya' ..
Ahh malas rasanya.. sudah 5 hari itu ia menghilang tak ada kabar. Sekarang ia baru sempat mengabariku, dan pastinya dengan alasan yg clasic lagi. 'NO PULSA'
Entahlah.. saya sudah kesekian kali mendengar clasic reason seperti itu. Bukan untuk dipikirkan lagi jika alasannya hanya sepele seperti itu.
Bukan membandingkan..tapi setahuku, a good couple will do anything if they want to talk. Kalo memang alasannya saja sudah malas untuk make a convertation, itu tandanya tak ada kelanjutan untuk yang lainnya. I guess
Bukankah dalam suatu hubungan itu yg terpenting KOMUNIKASI ??
Jika komunikasi saja terputus hanya  karna hal kecil, so how to make another things of the relationship??

Aku masih ingat seseorang yg mengatakan "Dalam suatu hubungan yg utama itu KOMUNIKASI dan yg kedua itu KEJUJURAN."
Memang benar, jika komunikasi sudah terputus dengan sengaja, bagaimana terjalin kejujuran di dalamnya?
KOMUNIKASI, Satu hal kecil memang, tapi banyak orang melupakan betapa pentingnya. Jujur, aku juga terkadang masih suka menyepelekan hal itu. Tapi setelah sadar bahwa memang it is number one of relationship. Not only for couple. Boyfriend or for you Man, Girlfriend. But its be valid for every relationship. Son and the parents, friendship, friend's work, etc.

Aku juga pernah denger satu kalimat dari seorang ustadz yg sedang berdakwah, "Jalinlah keharmonisan dengan setiap orang." Memang benar, jika komunikasi sudah terjalin dengan baik, dan didalamnya selalu ada kejujuran, maka keharmonisan akan muncul dengan sendirinya.. ☺
Gak gampang memang untuk mendapatkan itu semua, tapi minimal kita mau mulai dari hal terkecil.☺
Tapi kalo kita pernah punya troble atau masih punya masalah dari komunikasi, just try to fix it! ;) lambat laun akan membaik kok kalo kita bener2 mau memperbaikinya.
Well.. my bored is broken i guess.. i feel getting better kalo sudah bercerita dengan kamu my lovely blogg, hehe
Hari juga makin larut malam.. Tomorrow I'll go to Lampung for gathering.. Packing beres, dan tidur.. :)
nite .... ❤

Rabu, 08 April 2015

Positif Thinking

31 maret.. Kabar itu memang sedikit mengejutkan..ketika aku yang sedang santai, bersenda gurau di tempat kerjaku (Puskesmas) dengan adik2 didik PKL yang sudah hampir sebulan berada disini. Seorang ibu yang tak kukenal dengan beberapa lembar kertas ditangannya, dan petugas perawat puskesmasku yang mendampinginya menghampiriku. Beliau memperkenalkan dirinya dengan manis padaku. Dan langsung menyampaikan maksud kedatangannya saat itu.

Beliau menyampaikan bahwa ia datang untuk bertugas disini sebagai petugas obat baru. "Petugas obat yang lama akan dipindah ke Puskesmas lain." Speachless ..
Ya Allah .. Apa benar kabar ini?? Kenapa begitu mendadak dan harus orang luar yang memberi kabar tersebut.
Setelah mencari informasi, kabar itu memang benar adanya..

#mutasi# kenapa harus terjadi lagi pada saya..Dan selalu pada kondisi yang sempit, tak pernah diterka sebelumnya.. Herannya lagi, pada prosesnya selalu ada kata sulit.

"Saya dimutasi oleh Dinas Kesehatan, dari Puskesmas S*rp*ng ke Puskesmas P*sang*an .. Posisi saya sebagai Tenaga Farmasi Assisten Apoteker di UPT Puskesmas S*rp*ng digantikan oleh Seorang PNS pindahan dari UPT Puskesmas di Kab T*ng*rang dengan basic Perawat D1 sebagai Tenaga Fungsional. Kabar datang dari orang baru yang bersangkutan. Pimpinan pun belum buka suara mengenai ini. Bahkan mereka tidak tau."

Tuhan.. harus apa saya..tetap menjalankan tugas dengan berbagai pertimbangan resiko. Pekerjaan sambilanku yang sudah lama ku jalani yg letaknya dekat dengan Puskesmas lamaku. Kontrakan yang dekat dengan tempat kerja. Dan rumah tanteku yang biasa aku tinggali juga.. berjarak 16 km dari puskesmas.. hmmm Banyak pertimbangannya..
Tapi Puskesmas tempat ku dipindahkan itu dekat dengan kampus study Farmasi yg nanti akan ku ambil. Insyaallah ..

Teman2 dan pimpinanku memintaku untuk membicarakan hal ini kembali dengan pembuat keputusan di Dinkes ..

Tapi apapun yang terbaik Ya Allah.. berikan aku kekuatan.. 'yang baik bagiku blm tentu Baik bagi Allah .. yang buruk bagiku blm tentu Buruk bagi Allah .. Dia maha mengetahui sedangkan kamu tidak ...'

mungkin proses Kedewasaan dimulai..

Rabu, 25 Maret 2015

5 Program Studi Paling Sulit Di Indonesia

Di samping program studi terfavorit, Indonesia juga memiliki lima program studi yang disebut-sebut paling sulit untuk dipelajari. Bahkan, program studi ilmu kedokteran yang keluar sebagai program studi terfavorit nyatanya justru menjadi yang tersulit. Lalu, program studi lain apakah yang terdapat dalam daftar yang telah dilansir oleh Listabuzz? Simak lima program studi paling sulit di Indonesia berikut ini:

1. Kedokteran dan bedah
Ilustrasi kedokteran dan bedah (careers.ox.ac.uk)
Mengambil program studi ilmu kedokteran dan bedah berarti harus siap mengorbankan kehidupan sosial. Pasalnya, untuk sukses di program studi ini, seseorang harus fokus 100%. Mempelajari patologi, anatomi, dan sejenisnya bukanlah hal yang mudah bagi seseorang yang tidak memiliki fokus dengan baik. Di samping itu, pengambil program studi ini memiliki tanggung jawab kesehatan pada hidup seseorang. Rata-rata, dibutuhkan waktu sekitar lima sampai enam tahun untuk menyelesaikan program studi ini.

2. Matematika dan statistika
Ilustrasi matematika dan statistika (ocw.mit.edu)
Matematika sudah terkenal sebagai bidang yang sulit untuk dipelajari. Mengambil program studi matematika juga dibutuhkan kerja keras dan dedikasi yang tinggi. Sebab, siapapun yang mengambil program studi ini harus siap mempelajari prinsip-prinsip yang sangat sulit dan tak jarang membuat frustrasi.

3. Arsitektur
Ilustrasi arsitektur (northeastern.edu)
Program studi paling sulit lainnya adalah arsitektur. Siapapun yang mengambil program studi harus memiliki konsistensi yang besar. Selain mempelajari cara menggambar atau membuat desain, arsitektur juga mempelajari cara memecahkan masalah struktural. Dengan begitu, peminat program studi ini dianjurkan memiliki ketertarikan terhadap matematika, seni, dan ilmu pengetahuan.

4. Farmasi
Ilustrasi farmasi (thompsoncc.ca)
Farmasi juga merupakan program studi yang sangat sulit untuk diambil di universitas manapun di Indonesia. Pengambil program studi ini harus siap menghabiskan waktu mempelajari kimia dan biologi, yang tentunya tidak mudah. Masih berdekatan dengan bidang kedokteran, pengambil program studi farmasi memiliki waktu untuk bersantai yang sangat sedikit.

5. Ekonomi
Ilustrasi ekonomi (fhsu.edu)
Ekonomi menjadi program studi yang sulit dan akan semakin sulit seiring kemajuan zaman. Pada program studi ekonomi, siapapun harus siap menghadapi kerumitan meneliti perilaku manusia. Pasalnya, dibutuhkan pemahaman yang luas mengenai lingkungan untuk mempelajari ekonomi. Banyaknya prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang dipelajari di program studi ini mengharuskan peminatnya memiliki kemauan bekerja keras, keterampilan secara verbal, dan konsistensi yang besar.

Sumber : www.selasar.com