♥rkavkavianty♥

assalamu alaikum

Rabu, 06 Januari 2021

Rindu Duty as a Nakes

Seorang Nakes (Tenaga Kesehatan) adalah tentara yang sebenarnya dalam perang apapun. Pandemi 2020 (Covid-19) membuktikan, bahwa tenaga kesehatan adalah tentara untuk peperangan ini. 

Seperti yang pernah kita lihat tahun 2019 , seorang volunteer (perawat) asal Palestina pernah gugur di Medan perang oleh tentara Israel, karena ingin menyelamatkan seorang yang hendak di buru oleh tentara penjajah Israel. Peristiwa itu membuktikan bahwa tenaga medis itu bekerja dengan segenap hati. 
I Miss to be a Nakes. We have to help people to being healthy, bekerja untuk menolong orang-orang yang tidak berdaya. Meskipun aku bukan dokter, Im just paramedis, tetapi peran ku pun tidak kalah penting. Karena sebagai orang Farmasi, kami pun harus menjalankan tugas berat kami, kami mengawasi obat, memberikan obat kepada pasien dengan baik, aman dan pasien bisa sembuh ,it is a big responsible for us. Dulu saya pernah membayangkan, gimana kalo suatu saat saya dibutuhkan untuk jadi relawan dalam waktu yang lama. Atau harus fight sebagai nakes ,dan memperjuangkan segalanya. Mengesampingkan honor, mengesampingkan waktu kerja, bahkan mengesampingkan keluarga. Tapi ternyata Allah belum memberi saya waktu untuk itu. I absent dari peperangan yang terjadi tahun 2020 ini. Mungkin Allah lebih memilih saya untuk hidup lebih lama dan mementingkan keluarga terlebih dahulu. Karena Allah tau, jika saya ikut fight dalam perang ini, saya mungkin akan secepatnya gugur karena kondisi imun saya yang sangat lemah dan mudah terserang virus. Anak saya akan kehilangan saya, karena saya egois ingin menjadi relawan. Mungkin itu yang akan terjadi. Tapi saya tidak pernah menyesal menjadi Nakes, kalaupun saya harus gugur. Karena sudah jadi kewajiban saya, sudah ada dalam sumpah profesi nakes, berjuang sepenuh hati untuk bekerja sepenuh hati dan menolong pasien. Menjaga rahasia keprofesian yang ada. 
Saya sebetulnya ingin jadi dokter dulu, tapi apalah daya, kesempatan belum memihak. Saya berharap anak saya bisa melanjutkan profesi saya sebagai Nakes, entah dokter,perawat atau paramedis lain. 

Rabu, 09 Desember 2020

KORUPSI MEMBUDAYA

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Isa telah menceritakan kepada kami Ismail bin Ayyash dari Yahya bin Sa'id dari Urwah bin Az Zubair dari Abu Humaid As Sa'idi bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda : "hadiah bagi para kuli adalaha ghulul (hasil ghanimah yang diambil secara sembunyi-sembunyi sebelum pembagiannya). 

Assalamualaikum happy readers semua.. sebenarnya galau setengah mati mau bahas ini, tapi entah kenapa ya aku pengen ngebahas Kejahanaman manusia-manusia jaman sekarang. Aku pengen menguak sedikit kecurangan di negeri ini. Dan terutama pengen bahas kejahanaman para petinggi nengeri ini yang sudah curang, yang sudah merampas, mencuri hak masyarakat negeri ini. Kayanya Korupsi sudah mendarah daging di Indonesia. Gimana engga, dari dulu sudah dibudi daya. Masuk sekolah bisa sogok, masuk kerja, sogok, masuk kerja di pemerintahanan, sogok, naik jabatan pun pake cuan gaess.. jangan heran makan nya.. Di negeri ini korupsi ga akan pernah hilang kecuali dari titik terkecil nya dimusnahkan. Dari mulai organisasi/pimpinan terkecil di negeri ini. RT/RW , kader , UPT Kelurahan, Kantor Kecamatan, kantor2 UPT kecil, Kantor Perdinasan, Kantor Walikota dan kantor pemerintahan lainnya.

Jenis-jenis Korupsi :
1.Penggelapan
2. Penyuapan
3. Perampasan
4. Pencurian
5. Perampokan

Dalam Islam, corrupt atau korupsi itu tindakan yang bertentangan dengan  Islam, karena sikap ini mengabaikan Al-Adalah atau Adil, Al-amanah atau amanah dan bertanggung-jawab. Sikap koruptor itu Ghulul, artinya itu berkhianat, Yang dapat berdampak fasad (merusak) yang mana sangat dibenci Allah dan hukuman nya sungguh kejam. Padahal Indonesia itu mayoritas penganut agama Islam. Dan kita memiliki Wapres yang sudah ahli dalam Islam. Kenapa para koruptor tidak berfikir itu? Itu semua pasti akan mencoreng nama Presiden dan Pak Wapres. Ga usah jauh-jauh deh, pikirkan keluarga, anak, suami, istri. Itu kan pasti akan buruk namanya karena kelakuan kalian yang rakus akan harta yang tak halal itu. Bahkan Indonesia itu berlandas pada Pancasila yang berkata "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". Sila ke 4 dan ke 5 udah seharusnya kita anut. Tapi dari dulu seperti nya Pengucapan Pancasila hanya ocehan untuk upacara bendera saja saat sekolah. Tidak adanya adil di Negeri ini !! Saya bahkan pernah terkena korban Korupsi ! Sekolah Kejuruan saya mengadakan Uji Kompetensi untuk mendapatkan Surat Legalitas Praktik sebagai tenaga Kefarmasian. Tapi sampai saat ini selembar surat itu masih jadi pertanyaan!!! Kemana uang kami puluhan juta tersimpan? Dibayarkan kemana?? Hanya tipuan yang kami terima.
Jujur saya juga pernah dipaksa untuk korupsi. Saya bekerja di sebuah instansi kesehatan, dan disana saya menyadari betapa banyak kecurangan. Dari mulai manipulasi data, penggelapan uang, dan perampasan uang. Saya sadari, itu semua salah saya dan atasan saya. Untung nya Allah menyelamatkan saya untuk tidak bekerja di bagian itu lagi. Semoga mereka tidak akan menjadi cikal bakal koruptor. Semoga segera diberi hidayah untuk orang-orang yang saya kenal, yang masih curang dalam bekerja. Saya aja yang pernah membawa uang pasien puluhan ribu, rasanya tidur tak nyenyak. Kepikiran terus . Kadang kalo transaksi di warung atau dimanapun pas jual beli, kalo ada keliru dalam jual beli, misal kembalian lebih ke saya, saya pasti diem dulu untuk berfikir curang. Takut azab, akhirnya saya kembalikan uang lebihnya itu. Pernah juga saya menggelapkan barang, uang nya saya bagi-bagi akhirnya. Tapi tetap saja saya tidak tenang kalo tidur karena itu harusnya tidak dimanipulasi dalam data.
Saran saya.. Indonesia harus lebih ketat dalam evaluasi data di setiap instansi perkantoran. Entah itu kantor yang berlembaga atau belum dan atau kantor pemerintahan. Karena data yang selama ini diperoleh di kementerian juga pasti ada kecurangan, yang mana akan berimbas pada pendanaan. Meskipun itu tidak mudah, karena itu butuh SDM yang profesional dalam kerja, jangan hanya mengandalkan anak buah untuk mengerjakan hal yang seharusnya dikerjakan yang sesuai tupoksi. Berusaha Kerja sesuai SOP. Kerja profesional. Dan jangan pernah lupa pada Tuhan dan hukuman nya. Pasti lama-lama jiwa itu akan terbentuk pribadi yang disiplin dan insyaallah jauh dari kecurangan. 
Teruntuk kalian yang masih bekerja untuk Indonesia.. lihatlah orang-orang di jalanan sana. Ada yg rela melepas harga diri untuk tidak berdasi, padahal berpendidikan tinggi, ada yg rela membohongi diri sendiri hanya untuk sesuap nasi dengan menjual suara, bahkan mengemis menjual harga diri di tengah kota. Jika kalian Rakus dengan uang rakyat, yang bukan hak kalian, kalian lebih rendah harga dirinya dibanding mereka.

Mungkin sekian curhatan saya soal corrupt, nanti someday aku edit postingan ini kalo ada info baru. Daaah happy readers...

Jumat, 27 November 2020

Bayangan Air

Gerak angin menyentuh pasir
Menghempas ombak ke darat
Dedaunan mengiringi gerak Air
Terbawa hingga ke Muara

Seperti Air dalam bejana
Membuat bias ke dalam cahaya
Seperti hidup ini kita perlu sering berkaca
Agar membiaskan kebaikan meski hanya secercah

Tak perlu lihat danau
Karena tak selamanya tenang
Tak perlu lihat laut
Karena tak selamanya indah
Bayangan terbaik adalah dirimu sendiri

Duhai engkau penikmat dunia
Seperti Air hidup ini
Seperti Angin hidup ini
Berarah atau tidak kita yang tentukan



Senin, 02 November 2020

Just Quotes

The Words Is Not Mean Without Means Sentences.


Do not judge people  by the sosmed. Do not judge by the real life also. Till they Will tell you the truth.

Jangan Pernah Takut Bodoh Selama Kamu punya Iman yang Kuat.

Ada 2  kemungkinan yang terjadi pada seseorang yang punya Prinsip : Membahagiakan Orang lain terlebih dahulu sebelum membahagiakan diri sendiri. 1. Dia mati muda/cepat karena terlalu memikirkan kebahagiaan yang lain meskipun itu darah daging sendiri. 2. Disukai orang lain tapi tidak bisa menyukai orang lain dan justru tidak akan pernah bahagia.

Prinsip bahagiakan diri sendiri dulu sebelum bahagiakan orang lain. Itu harus diwaspadai juga. Utk org yang masih belum cukup bekal tentang hidup. Dia akan seenak nya membahagiakan diri tanpa porsi. Yang dimaksud membahagiakan diri adalah dengan meningkatkan perubahan hal positif untuk diri kita. Lalu kita boleh bahagiakan orang lain dengan porsi yang kita mampu.



Sabtu, 24 Oktober 2020

Dear Kamu..

Terimakasih kamu..sudah selalu coba berusaha.. kuat, tegar, tertatih tapi tetap bangkit lagi. 

Mungkin aku terlalu menyedihkan. Tapi ini jalan Tuhan..

Usia 5 tahun sudah tidak tinggal bersama orang tua. Padahal orang tua seharusnya masih sanggup merawatku. Tapi itu pilihan mereka yang tidak bisa aku ikut campuri saat itu. Anak kecil yang baru sekolah dasar hanya bisa mengiyakan semua nya.

Ayah yang cuek. Dan ibu yang agak tempramen, mungkin karena tekanan ayah juga. Hidup sebagai istri yang hanya di rumah dan tidak diberi cukup uang, padahal suami pekerja negara, yang punya gaji tetap, tunjangan dan lain2.

Hingga akhirnya ibu nya depresi. Anak nya hanya ketakutan, malu, bahkan pernah hampir tidak mau sekolah karena takut dibully.

Tapi dia bertahan. Mencoba menganggap semua baik2 saja. Seperti biasa, anak sekolah dasar hanya sekolah, bermain, istirahat.

Setelah remaja, merasakan perasaan tertarik pada lawan jenis. Namun.. Karena ia dibangun dengan riwayat keluarga yang mungkin membuatnya memiliki rasa Tidak Percaya Diri. Sehingga ia harus menahan nya dalam hati. Setiap merasakan persaan tertarik pada lawan jenis, ia hanya bisa mencurahkan semua nya lewat diary nya.

Hingga suatu hari dia beranjak remaja. Ia mulai berani untuk membalas cinta. Dari situlah ia merasa sedang mencari jati diri. Dengan kekasih nya, ia mencurahkan semua nya. Ia senang memiliki teman lawan jenis yang spesial. Darinya ia bisa mendapat perhatian yang tak pernah di dapat dari lawan Janis. Sekalipun keluarga. Cinta monyet ini memang seru.

Hingga pada akhirnya cerita cinta terus berlanjut meski berkali kali mematahkan hati. Bahkan membuat depresi. Tapi tetap ia mencoba untuk baik2 saja. Di media sosial, ia hanya bisa membuat karya tulis tersirat yang bisa membuatnya merasa lega. Tapi malah menuai konflik dari orang-orang.

Beranjak dewasa, ia bekerja, meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Disana ia merasa bahwa wanita benar-benar butuh diuji untuk menetapkan bahwa dia wanita kuat sesungguhnya. Kisah cinta pun mengiringi perjuangan hidup, meski hanya bisa mengotori perjuangan.

Sudah mulai merasa dewasa, menetapkan pada satu pilihan, melanjutkan untuk hidup yang baru bersama seorang lelaki yang meski masih belum dikenal 100%. Perkiraan masa depan. Hanya itu yang bisa ia lakukan.. berusaha.. berdoa.. semoga kuat ini akan mencapai hasil yang bahagia.. terimakasih kamu.. ❤️

Jumat, 21 Agustus 2020

Happiness For Everyone

Setiap Orang Berhak Bahagia. Bagaimana pun Masalalu nya.. Jangan Diskriminasi Kebahagiaan Orang.

Aku bertemu dengan seseorang yang tidak sempurna juga. Masa kecil nya kebanyakan dihabiskan bermain dengan pengasuh nya. Ayah ibunya bekerja untuk memenuhi kehidupan mereka. Menurut nya, anak yang diasuh oleh pengasuh atau baby sitter itu akan menjadi anak yang berwatak keras. Karena sepanjang hari nya tidak ada asuhan orang tua, mungkin hanya sepulang kerja orang tua nya atau saat orang tua libur. 
Dan aku.. aku mengenal diriku yang selama ini di asuh oleh nenek dan kakek. Karena orang tua ku dianggap kurang baik merawat ku. Maklum..aku adalah cucu pertama dari seorang pasangan kakek dan nenek yang sudah jadi tokoh masyarakat di kampung ku. Sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas aku tinggal bersama mereka. Pernah kami tinggal lagi bersama orang tua ku dalam satu rumah. Tapi akhirnya orang tua ku memustuskan pisah rumah lagi denganku. Aku tinggal lagi bersama kakek nenek hingga umurku 18 tahun. Aku memutuskan untuk bekerja ke luar kota. Dan usia 25 tahun aku menikah. 
Menurut suami ku, anak yang broken home itu psikis nya suka tidak stabil. Jika anak mengetahui ada keretakan dalam keluarga kecil mereka. Mereka akan hancur. And ITS true! Dan kata suami ku, dia tidak ingin mendapatkan calon istri dari keluarga yang tidak baik.
Padahal..... Kenapa??? Menikah itu untuk melanjutkan hidup kita. Kita yang akan mencetak generasi. Kita yang akan melalui hidup ini. Meski aku tahu, kita hidup dalam ridho orang tua. Jika orang tua tidak setuju, maka wajib mengikuti perintahnya. Tapi...apakah kita bisa membaca masa depan? Jika kita menikah dengan orang dengan asal tertentu kita tidak bahagia?? Anda Salah!!
Setiap orang tidak bisa memilih setiap asal mula mereka. Setiap orang tidak bisa memilih mereka dilahirkan dari rahim siapa, dari keluarga seperti apa. Maka jika kamu hanya menginginkan seseorang yang sempurna dari masa lalu hingga saat engkau bertemu dengannya. Harapan mu tidak akan pernah terlaksana. Bahkan untuk dirimu sendiri.. kamu tidak akan tau masa depan seperti apa yang akan kamu hadapi lagi. Setiap orang memiliki cara dan waktu yang berbeda untuk bahagia.
Tapi kita bisa memiliki semangat yang sama. Hak yang sama untuk setiap asa.
Dan jangan pernah gantungkan kebahagiaan pada siapapun selain TuhanMu. Karena jika terlalu berharap pada selainNya, kamu hanya akan mendapatkan kekecewaan. Jadikan dirimu sendiri sumber kebahagiaan mu. Berterima kasihlah pada dirimu sudah berjuang sejauh ini. 
 Jika belum sukses. Bersyukur lah karena sempat bersekolah dan mendapat ilmu sebanyak seperti sekarang.
Jika belum mendapat jodoh, bersyukurlah karena Tuhan sedang mengajakmu belajar lebih baik lagi untuk mengenal sebuah cinta.
Jika belum memiliki anak, bersyukurlah karena pasangan mu masih setia.
Jika patah hati, bersyukurlah karena Tuhan sedang ingin dekat padamu dan mengangkat derajatmu.

Dunia kadang terlihat gelap saat kita sedang bersedih. Tapi tak perlu khawatir.. semesta akan mendukungmu saat kamu selalu ikhlas dengan segala keadaan dan dunia akan tersenyum padamu saat kamu tengah berusaha dan berdoa dalam setiap kebahagiaan yang kamu impikan.. 

Senin, 20 Juli 2020

Menghapus Sedih

Tidak Perlu Dengan Bintang.. Bersama Bumi pun Aku Masih Bahagia...

Seperti artikel yang udah pernah aku baca.. Cara Rasullullah menghapus Sedihnya adalah dengan : 
1. Sholat
2. Berzikir
3. Melihat yang Hijau-hijau
4. Mendengar suara air
5. Melihat wajah ceria

Aku sekarang2 kalo lagi galau, pasti bawaan nya pengen ambil air wudhu, terus niatin tahajud atau solat. Itu bikin tenang banget. Nangis senangis nangis nya..minta sama Allah pake bahasa aku sendiri. Allah tau apa yg kita mau.. ga perlu di ucap, bicara dalam hati aja Allah akan tau. Pertama minta ampun dulu sama Allah, karena malu aja rasanya kalo kita meminta sesuatu sama Allah tapi kita ngerasa punya dosa. Zikir itu bikin tenang, ringan aja rasanya hati dan mulut kalo abis zikir tuh. Nah Abis itu aku minta semua yg aku pengen.

Dengerin suara air, itu hobbi aku kalo lagi mumet. Pengen nya berenang, atau pergi ke tempat wisata yg ada air nya, kaya ke Curug, danau atau ke laut.

Kalo ga bisa ke tempat yang banyak air, biasanya aku suka ke gunung. Atau tempat yang banyak pepohonan. Enak aja gitu, bisa hirup udara segar langsung dari daun2 yang rindang. Denger suara2 binatang serangga yang samar, atau kicauan burung2. Memejamkan mata 3 menit aja. Serasa hidup tuh ga ada masalah. 

Kalo pas lagi ga bisa kemana mana, hal lain yang biasa aku lakuin pas lagi sedih ya paling nulis, kalo lagi ga mood nulis, ya paling liatin foto2 yang bisa bikin senyum sendiri. Foto anak, foto wajah orang yang senyum nya bisa bikin adem, Foto pemandangan, foto aku sendiri kadang. Hehe

Gitu lah guys cara aku hilangkan rasa gegana. Alias gelisah galau gundah gulana..
Ya Allah.. teguhkanlah imanku saat aku sedang diterpa sedih..bantu aku selalu ada di jalanMu. Jalan yang lurus, sesuai dengan ajaran Syar'i .. aamiin