♥rkavkavianty♥

assalamu alaikum

Senin, 29 November 2021

Jodoh Untuk Anak ku

Mungkin memang masih terlalu jauh... Tapi nasehat itu tidak pernah salah kan??? 
AA.... Nanti kalau ada sudah mulai dewasa, mengenal rasa lebih dari teman kepada lawan jenis, ketahuilah, itu adalah jatuh cinta... Saat AA jatuh cinta nanti, akan ada rasa selalu kepada pasangan AA, selalu percaya, selalu care, selalu menganggap semua yang ada pada dia baik, dan selalu rindu. Tapi jangan terlalu ya AA.. Pasangan Hidup (wanita) itu menurut Islam dinilai dari 4. Keturunannya, hartanya, agamanya, sikapnya. Tapi Ibu ga menuntut AA punya pasangan hidup yang seperti apa. Ibu yakin kalo AA anak baik2, insyaallah jodoh yg terbaik buat AA. Tapi ibu cuma mau kasih cerita, diluar sana banyak wanita baik...tapi sangat disayangkan, keluarga nya kadang kurang baik. Manusia ga ada yg bisa meminta dilahirkan dari keluarga seperti apa, dan nasibnya seperti apa. Pada saat AA bertemu dengan wanita seperti itu, lihatlah sikap nya kepada keluarganya. Apakah dia mengumbar keburukan kepada AA atau org lain mengenai keluarganya?? Jika dia masih tetap baik pada keluarganya, sedang AA tau keluarga nya kurang baik padanya, bismillah, pilihlah dia.. dan jika dia baik pula kepada keluarga kita, pilihlah dia.. tapi jika dia tidak baik sikapnya pada keluarga kita, padahal dia lahir dari keluarga yg notabene baik dan kaya
.. coba difikirkan lagi.... Karena pernikahan bukan hanya menikahkan 2 kepala. Tapi juga 2 kepala keluarga.. 
Cintai pasangan hidup AA, sayangi.. Jujur dan kesetiaan itu utama dari sebuah pernikahan. Selanjutnya tanggung jawab...
Memang berat jadi laki-laki, harus membimbing, menafkahi lahir batin seorang wanita dan anak-anak kelak. Tapi insyaallah balasannya Surga.. kalo Ibu panjang umur,, kita ketemu di pelaminan, ibu dengan senang hati menerima menantu ibu..apa adanya... Ibu ga mau banyak ikut campur masalah kalian.. insyaallah dengan semua pengalaman ibu jadi seorang menantu, ibu akan mencoba menjadi mertua yang baik untuk menantu kesayangan ibu....

Sabtu, 20 November 2021

Luka Dalam Rindu

Pernah terbayangkan kita bertemu kembali
Menghabiskan sisa waktu 
Kamu masih hadir dalam mimpi
Seperti menolak untuk pergi

Tapi kini semua hanya angan
Kau di ujung dunia ,aku disisi yang lain
Terpisah restu, terpisah keadaan
Hanya kisah kita yang tersisa

Jika nanti kau datang lagi
Meski itu hanya rindu, tolong pahami
Kita telah berbeda
Aku bukan untukmu lagi. Kau pun begitu
Simpan rasa itu..

Rabu, 03 November 2021

Lie With Smile

Berbohong demi kebaikan itu ga ada... Sejatinya.... Itu hanya untuk mengulur waktu agar lebih lama terkuak dan agar lebih dramatis saat terungkap yang sebenarnya...
Butuh waktu yang cukup lama untuk bangun dari jatuh dan menyembuhkan luka, seharusnya orang-orang tau itu agar tidak ada istilah berbohong demi kebaikan, demi tidak melihat kesedihan pada seseorang yang dibohongi. Bersikap tertutup dengan waktu yang lama saja sudah membuat tidak nyaman. Tidak memberikan kejelasan yang sebenarnya, dan akhirnya bohong..itu sudah cukup membuat kecewa. Apakah kalian menanti aku untuk sangat hancur?? Atau menangis pada saat aku hendak tersenyum? Itu amat sangat menyakitkan..... 

Selasa, 03 Agustus 2021

Jodoh Gak Kemana

FLASHBACK STORY....

Baru aja aku chat sama temen lama yang dulu memiliki cerita tersendiri dimasa remaja..
Dia temen SMP. Yang semasa SMP kisah nya tak karuan bersamaku. Dalam jilid 1. Aku menyukainya. Dalam jilid II , dia punya pasangan, jilid III dicomblangin,...jilid IV dan seterusnya entah gimana ceritanya.. kita Deket tapi ga jadian....... 
Aku, yang katanya dingin, mencoba menjadi seseorang yg hangat. Tapi tetep aja rasa malu sebagai wanita ga pernah bisa hilang. Kalo dipanggil ya nengok, kalo nggak, ya nggak bakal nyapa duluan. Begitu juga cara aku mencintai seseorang, kalo dia gak menyatakan cinta, ya terpaksa rasa ini aku pendam. Buat aku wanita itu bagai bunga🌻, yg sudah diciptakan indah dan wangi sesuai karakter masing-masing. Cukup diam di tempat, menunggu sang lebah menghampiri kita. Bukan seperti kupu-kupu 🦋 . Indah namun harus berkelana mencari pasangannya. 
Ada satu hal yg aku sesali... Bunga yg hanya diam di tempat sering kali tersakiti. Mereka menganggap ku indah. Tapi tak pernah mau menjaga dan menghargai. Jagain jodoh orang berkali-kali. Sampai hampir menyiksa diri sendiri. Kenapa sampai harus berkali-kali. Kesialan itu sama sekali tak pernah aku cari. Ya mungkin takdir aku, Harus beberapa kali patah hati. Karena aku mau mencoba untuk hal baru. Ingin bisa move on dari si lebah yg lalu.
Tapi ternyata aku salah. Persiapan mencari jodoh itu bukan seperti persiapan mengikuti pertandingan, Kita bisa aja cidera pada saat latihan. walau kita bersungguh-sungguh saat latihan dan bersiap untuk menang, kejayaan  belum tentu milik kita. Karena masih ada faktor lucky, yg bisa aja kita ga miliki saat pertandingan. 
Tapi kalo kita berfikir persiapan mencari jodoh seperti persiapan bertemu lebaran, (kenapa jadi lebaran ya gaes? Gataulah. Namanya juga ide) kita mencoba memperbaiki diri, sering curhat dengan si pemilik jodoh kita, kita pasti akan diberikan yg terbaik. Berjodoh atau tidaknya kita dengan lebaran, kita sudah menjadi pribadi yg baik..

Kamis, 22 Juli 2021

Ada Apa Dengan Banten

Assalamualaikum gaes.. maaf ya malam ini pembicaraan kita agak berat, pengen bahas soal daerah yang udah 10 tahun saya tinggal. Soalnya tadi ada temen yang kaya nya kaget gitu dengan kecurangan yang ada di Banten.. nah saya kupas ya.. buat anda pejabat yg ada di Banten, kalo anda baca ini...saya mohon maaf sekali.. saya menguliti ini semua 🙏🙏🙏
Ada apa dengan Provinsi Banten?? Yang awalnya dulu di Jawa barat, menyatu dengan Jawa barat, tiba-tiba memisahkan diri dari Jawa Barat. Membuat pemekaran wilayah sendiri. Tahun 2000 bulan Oktober, Banten resmi menjadi Provinsi yang sudah disahkan oleh negara Indonesia. Dengan kepemimpinan Bapak Wahidin Halim selama sekian tahun, hingga akhirnya diganti oleh Ibu Ratu Atut Chosiyah, yang akhirnya menimbulkan banyak tanya untuk para masyarakat. Ada kabar beredar bahwa Ibu Ratu Atut membuat sebuah Dinasti di Banten. Karena anak dari ratu Atut yg bernama Wawan menjadi orang penting di Banten. 

Selasa, 13 Juli 2021

Sulitnya Meraih Surga dan Bahagia Dunia di Indonesia

Pandemi....global.. membuktikan pada semua manusia..negara mana yg bisa bertahan..negara mana yang bisa memanusiakan manusia..bukan hanya krisis ekonomi. Tapi krisis kemanusiaan di negeri ini terjadi..obat2an ditimbun. Tabung oksigen ditimbun..harga obat dinaikan.. kantong jenazah mulai susah..vaksin akan diperjual belikan. Yang gratis dibilang tidak mempan.. kalian ini kenapa wahai saudaraku??? Tidakkah kalian sadari..sudah ribuan saudara kita menjadi korban atas keserakahan kalian?? Masih bisa kalian menutup mata dan telinga bahwa kami sangat butuh kerjasama..gotong royong untuk saling menjaga kesehatan..

Jumat, 25 Juni 2021

Indonesia Covid. Pemerintah Apa Kabar

COVID-19.. MARET 2020-JUNI 2021

To the point aja ya readers.... aku kesel banget sama pemerintah Indonesia. Kenapa ga lockdown dari awal?? Kenapa ga ikutin negara2 yang memberi peraturan ketat demi masa depan yang baik. Kalo dari awal ada peraturan yang ketat, melarang masuknya wisatawan luar negeri ke Indonesia, ga akan kaya gini jadinya. Kalopun harus menerima orang dari luar negeri, itu harus WNI. Atau harus isolasi mandiri dulu 14 hari. Baru boleh berkeliaran bebas di Indonesia. Sekarang gara2 kebanyakan toleransi, kebanyakan kebijakan yg ga menghasilkan apa2, ekonomi melemah ,bahkan gawat ekonomi untuk Indonesia karena pandemi ini. Yang paling parah, Nyawa jutaan melayang gara2 orang2 berdasi yang hanya mementingkan uang. Krisis kemanusiaan di Indonesia !! Sungguh krisis!! Lebih sedihnya, yang meninggal orang2 berprestasi di Indonesia. Apalagi mereka berprestasi Di bidang kesehatan. Sangat sedihh... Udah gitu lagi ada pandemi, malah korupsi sana sini. Mungkin udah pada tau korupsi apa aja yang udah terjadi di negara kita yang sangat kuat ini hukumnya. Negara demokrasi, negara hukum, negara yang kata orang luar negeri orang nya baik2. Coba kalian wahai orang2 berdasi.. pahami lagi semua kondisi ini.. kalian serakah.. kalian ga punya hati. Kalian egois.. disaat masyarakat Indonesia makan aja susah, kalian mengadakan razia masker, dan uang hasil razia, kalian pakai buat foya2. Kalian mengadakan baksos, tapi tetap harus bayar, walau cuma 10ribu. Kalian yang punya uang, enak..., masih bisa berfikir 'hanya' 10ribu.. untuk keluarga yang anaknya banyak, suaminya ga kerja, ibunya hanya buruh cuci/pekerja kasar. 10ribu sangatlah berarti. Ini bukan baksos, ini namanya belanja barang diskonan. Belanja sembako dari pemerintah dengan diskon 99% . Belum lagi ada alat test covid  (swab antigen) yang disalahgunakan. Bekas pakai orang, dijual lagi untuk dipakai orang lain. Haduhhh . Belum lagi ada pejabat BUMN yang korupsi juga. Lalu di tengah-tengah pandemi, ada peraturan 'aneh' untuk para jutaan buruh di negeri ini. Peraturan ga jelas ! Ga jelas tujuan untuk apa. Udah tau pandemi, gaji juga ga tau gimana. Ini tiba2 para buruh ga boleh cuti, pegawai tetap disamaratakan dengan yg kontrak. Para pengusaha juga bingung kali bikin peraturan sperti ini. Yang ada kalian semua tumbang. Tolong lahhh... Untuk saat ini Indonesia hanya butuh sejahtera. sejahtera dalam kesederhanaan saja. Bisa makan, bisa cari uang tanpa harus ada peraturan yg aneh. Dibuat nyaman di tempat kerja. Para pedagang kaki lima di usir dengan kasar, ada cafe yg lagi beroperasinya, tiba2 disidak dan disuruh tutup mendadak. Mon maaf nih pak polisi, kalo bapak sebagai pelanggan disitu, lagi enak2 nyemil sambel, terus tiba2 disuruh pulang, enak ga?? sedangkan Artis mengadakan pernikahan, sampe diliput TV, ga dibubarin tuh.. padahal yg punya hajat keliatan melanggar prokes tuh karena ga pake masker dan merokok.
Btw ini aku curhat nanti dibui kaya Jerinx gak ya?? Karena di Indonesia yg ga salah di bui, yg salah bebas.. sebenarnya ga pengen bahas ini..tapi karena geregetan banget pengen curhat.. udah gemes banget sama negara sendiri.. suatu hari aku punya janji sama diri sendiri, kalo punya uang banyak, mau ngungsi aja dari Indonesia. Iya sih pasti kangen sama org tua, keluarga, makanan Indonesia, pemandangan nya. Tapi life must go on. Aku ga mau anak aku, keturunan aku, dizolimi terus sama negara ini. Cukup aku aja yang dizolimi. 
Covid-19 memperlihatkan kita bagaimana menilai kepemimpinan di setiap negara. Dari aspek apapun, semua akan terlihat, bagaimana sebuah negara akan bertahan. Dan Indonesia?? Apakah negara yang cukup kuat untuk bertahan?? Kalian mungkin bisa menilai sendiri. 
Semenjak pandemi, gue kadang males liat berita, ga tau ya.. malah jadi bikin parno sendiri. Bikin pusing sendiri. Jadi nya malah emosi sendiri. Ahh ...entahlah... Gimana ini pemerintah ?? Apa kabar kalian ?? Maau sampe kapan nih kaya gini Indonesia?? Sampe abis tak bersisa gitu tenaga nakes? Terus yang tersisa hanya orang2 yang ga percaya covid? Apa mungkin ?? Kayanya ga mungkin sihh.. 😌
Mau sampe bangunan setiap rumah sakit ditambah terus ruang isolasi nya? Sekalian tuh istana negara jadi ruang isolasi. Atau rumah dan vila2 para pejabat jadi ruang isolasi, boleh ga????